Sekolah Menengah Kejuruan Nurul Ulum Lebaksiu Tegal Kunjungi Puslit Telimek LIPI

Bandung – Sebanyak 50 Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Nurul Ulum Lebaksiu Tegal mengunjungi Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik (Puslit Telimek) LIPI. Kunjungan Ilmiah ini merupakan kunjungan pertama bagi SMK Nurul Ulum ke Puslit Telimek LIPI. Berdasar pada informasi yang beredar di media massa serta dunia maya, SMK Nurul Ulum memutuskan untuk melaksanakan kunjungan ilmiah ke Puslit Telimek dengan alasan Puslit Telimek menguasai teknik kendaraan, kontrol eletronik serta manajemen energi.

 

Kunjungan ilmiah diterima secara resmi oleh tim Pengelolaan dan Diseminasi Hasil Penelitian (PDHP) Puslit Telimek pada hari Rabu, 18 Januari 2017 pukul 08.00 WIB di ruang seminar Kampus LIPI Bandung, Gedung 10 Lantai 3. Hadir dalam kunjungan ilmiah ini pejabat di lingkungan Puslit Telimek LIPI diantaranya Kepala Bidang Pengelolaan Diseminasi Hasil Penelitian Puslit Telimek LIPI, Ir. Tri Admono, MT., Kepala Sub Bidang Diseminasi dan Kerjasama Puslit Telimek LIPI, Nur Rohmah, MT. Kepala Bidang Pengelolaan Diseminasi Hasil Penelitian Puslit Telimek LIPI, Ir. Tri Admono, MT., memberikan sambutan mewakili Kepala Puslit Telimek. Tri menyampaikan ucapan selamat datang di Puslit Telimek LIPI. Tri juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam kunjungan ada kekurangan karena hingga saat ini jadwal kunjungan untuk bulan Januari sudah tercatat dan terjadwal 3 kunjungan. Tri menambahkan bahwa sehari sebelumnya Puslit Telimek menerima kunjungan dari Universitas Muhammadiyah Malang, serta nanti tanggal 31 Januari akan menerima kembali kunjungan dari SMK Karangjaya Tasikmalaya. Dalam kesempatan ini juga Tri menyampaikan beberapa gambaran mengenai LIPI khususnya Puslit Telimek.

 

Perwakilan guru pendamping dari SMK Nurul Ulum Lebaksiu Tegal yang diwakili oleh Bapak Suprianto menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan yang diberikan Puslit Telimek. Suprianto menyampaikan harapannya kedepan Puslit Telimek dapat menerima kunjungan dari SMK Nurul Ulum, Lebaksiu – Tegal. Suprianto mengharapkan siswa didik untuk mengajukan berbagai pertanyaan terkait teknologi mengenai mekatronik, pembangkit listrik, serta teknologi kendaraan. Suprianto menyampaikan bahwa siswa yang mengikuti kunjungan ilmiah ini merupakan siswa jurusan teknik kendaraan ringan, dirasa tepat mengunjungi Puslit Telimek untuk memperkenalkan teknologi kendaraan listrik. Pada kunjungan ilmiah ini dilakukan juga pertukaran cinderamata serta foto bersama. Kepala Sub Bidang Diseminasi dan Kerjasama Puslit Telimek LIPI, Nur Rohmah, MT., yang ikut serta menghadiri kunjungan ini memberikan presentasi mengenai profil Puslit Telimek dan dilanjutkan dengan pemaparan beberapa hasil penelitian yang dimiliki Puslit Telimek LIPI oleh Pejabat Pranata Humas. Hasil penelitian yang dipaparkan yaitu Generator Magnet Permanen, Biogas untuk Pembangkit Listrik, serta Teknologi Robot MoroLIPI.

 

Presentasi pertama mengenai Teknologi Generator Magnet Permanen yang disampaikan oleh Ant. Ardath Kristi, A.Md., Litkayasa Pelaksana Lanjutan Puslit Telimek. Pada presentasinya Ardath menampilkan video dan audio mengenai generator magnet permanen. Ardath menyampaikan bahwa salah satu fokus penelitian di kelompok penelitian elektronika daya di Puslit Telimek adalah pengembangan teknologi generator yang menggunakan magnet permanen. Selain itu Ardath juga menyampaikan teknologi terbaru selain Generator Magnet Permanen, yaitu manajemen energi dari berbagai sumber energi dengan menggunakan Energy Management System (EMS).

 

Presentasi kedua yaitu mengenai pemanfaatan limbah organik sebagai bahan baku Biogas untuk Pembangkit Listrik, oleh Arief Asrizal F, S.I.Kom., Pranata Humas Pertama Puslit Telimek LIPI. Dalam pemaparannya Arief menekankan betapa pentingnya penghematan energi, khususnya energi fosil atau bahan bakar minyak. Saat ini dunia sangat bergantung pada energi fosil atau bahan bakar minyak, berbagai sektor kehidupan manusia sangat bergantung terhadap sumber energi ini. Arief menambahkan bahwa dengan besarnya penggunaan energi fosil selain dapat mengakibatkan terjadinya krisis energi, tentunya akan memperburuk kondisi alam dengan meningkatnya polusi yang diakibatkan dari penggunaan minyak bumi. Arief menyampaikan bahwa untuk mengurangi penggunaan energi fosil perlu didampingi dengan penggunaan sumber energi lain contohnya energi biomassa. Salah satu contoh pemanfaatan energi biomassa adalah pemanfaatan limbah organik sebagai bahan baku energi yang lebih dikenal dengan biogas. Sumber limbah organik yang paling banyak dipergunakan adalah kotoran hewan. Selain dipergunakan untuk bahan bakar rumah tangga, biogas kini telah berhasil dimanfaatkan menjadi bahan bakar pembangkit listrik. Saat ini Puslit Telimek LIPI telah mampu membangkitkan energi listrik dari biogas dan peneltian ini dilaksanakan oleh Kelompok Penelitian Konversi dan Konservasi Energi Puslit Telimek LIPI.

 

Presentasi terakhir mengenai Teknologi Robot untuk Pertahanan dan Keamanan oleh Mustari Tisna A, A.Md., Pranata Humas Penyelia Puslit Telimek LIPI. Penyampaian presentasi Mustari mempergunakan bentuk Audio – Visual. Selain sejarah mengenai teknologi robotik LIPI, Mustari menampilkan video mengenai kemampuan serta keunggulan robot. Dalam pertemuan ilmiah ini juga dilakukan tanya jawab sebelum sesi kunjungan lapangan. Kunjungan lapangan untuk SMK Nurul Ulum dilaksanakan ke Laboratorium Elektronika daya dan mesin listrik, ke Laboratorium Motor Bakar serta ke Laboratorium Mobil Listrik. Atensi para siswa teknik kendaraan ringan ini terlihat ketika mengunjungi Laboratorium Elektronika daya dan mesin listrik. Ardath Kristi, A.Md., selaku operator Laboratorium Elektronika daya dan mesin listrik Puslit Telimek LIPI menjelaskan secara detail teknologi terbaru mengenai manajemen energi yang lebih dikenal sebagai Energy Management System (EMS). EMS pada dasarnya sebagai pengatur penggunaan energi listrik berdasar pada kebutuhan dan sumber energi. EMS yang terpasang di Puslit Telimek memiliki sumber energi dari tenaga matahari, baterai, dan PLN. Ketiga sumber energi ini akan bergantian atau bahkan bersamaan memasok energi sesuai kebutuhan, sehingga ketika penggunaan energi relatif kecil akan menggunakan sumber energi yang kecil juga, semisal dari baterai dan tenaga matahari. Selain mengunjungi Laboratorium elektronika daya dan mesin listrik para siswa juga diajak mengunjungi laboratorium motor bakar. Ketertarikan para siswa terhadap penelitian motor bakar semakin besar ketika operator laboratorium memberikan penjelasan mengenai apa saja kegiatan penelitian serta instrumen dan alat apa saja yang dipergunakan untuk menguji performa mesin atau performa bahan bakar. Selain itu para siswa juga diajak mengunjungi laboratorium mobil listrik dan dijelaskan mengenai Battery Management System (BMS). (rif/php)