Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Metro Lampung Sambangi Puslit Telimek LIPI

Bandung – Di Penghujung tahun 2017, Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik (Puslit Telimek) LIPI menerima kunjungan ilmiah dari Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Metro Lampung. Kunjungan ilmiah dari SMKN 2 Metro Lampung bukanlah kunjungan yang pertama, SMKN 2 Metro Lampung secara rutin melaksanakan kunjungan ilmiah ke Puslit Telimek.

Kunjungan ilmiah diterima secara resmi oleh tim PDHP Puslit Telimek pada hari Senin, 18 Desember 2017 pukul 09.15 WIB di ruang seminar Kampus LIPI Bandung, Gd. 10 Lt. 3. Hadir dalam kunjungan ilmiah ini Kepala Sub Bidang Pengelolaan Hasil Penelitian Puslit Telimek LIPI, Budhi Subakti.

Kunjungan dibuka secara resmi oleh Kepala Sub Bidang Pengelolaan Hasil Penelitian Puslit Telimek LIPI, Budhi Subakti. Dalam kesempatan ini Budhi berpesan kepada seluruh siswa agar dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengajukan berbagai pertanyaan kepada para peneliti mengenai dunia mekatronik dan pembangkit listrik. Budhi juga menyampaikan bahwa kunjungan ilmiah ini diharapkan dapat menggugah pandangan para siswa mengenai dunia penelitian, sehingga akan timbul keinginan para siswa/i untuk memajukan dunia Iptek Indonesia di masa yang akan datang. Selain membuka acara, Budhi juga menyampaikan profil Puslit Telimek.

Perwakilan guru pendamping dari SMKN 2 Metro Lampung, Bapak Maryansya menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan yang diberikan Puslit Telimek. Maryansya mengharapkan agar siswa/i dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya yaitu dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait dengan teknologi mengenai mekatronik, pembangkit listrik, khususnya teknologi kendaraan ringan karena sesuai dengan jurusan para siswa yaitu teknik otomotif. Seperti biasanya dalam kunjungan ilmiah ini juga dilakukan pertukaran cinderamata serta foto bersama.

Dalam kunjungan ilmiah kali ini disampaikan 3 presentasi diantaranya mengenai pengembangan listrik pintar atau Smart Micro Grid (SMG), Pemanfaatan Limbah Organik Sebagai Bahan Baku Biogas untuk Pembangkit Listrik, serta  Perkembangan Teknologi Robot untuk Pertahanan dan Keamanan. Presentasi pertama yaitu mengenai Teknologi Smart Micro Grid (SMG) yang disampaikan oleh Ant. Ardath Kristi, ST., Litkayasa Pelaksana Lanjutan Puslit Telimek. Pada umumnya masyarakat masih awam terhadap teknologi Smart Micro Grid. Teknologi Smart Micro Grid merupakan intelligent inverter, yaitu proses konversi sumber energi dengan arus DC yang berasal dari Pembangkit listrik tenaga surya, air, dan angin. Listrik dengan arus searah tersebut disimpan dalam batre dan dapat dipergunakan menjadi sumber energi listrik arus bolak balik/AC dengan menggunakan intelligent inverter. Aplikasi SMG pada dasarnya merupakan aplikasi Energy Management System (EMS) dengan menggabungkan berbagai sumber energi listrik, diantaranya dari pembangkit listrik tenaga surya, air, dan angin.

Presentasi kedua yaitu mengenai pemanfaatan biogas menjadi sumber listrik yang disampaikan oleh Arief Asrizal F, S.I.Kom., Pranata Humas Pertama P2 Telimek LIPI. Arief menyampaikan  bahwa saat ini dunia bergantung pada energi minyak bumi, kehidupan manusia bergantung terhadap salahsatu sumber energi ini. Arief menyampaiakan bahwa dengan besarnya penggunaan energi fosil selain dapat mengakibatkan krisis energi, akan memperburuk juga kondisi bumi karena polusi yang dihasilkan. Untuk mengurangi penggunaan bahan bakar minyak bumi perlu dibarengi dengan penggunaan sumber energi lain contohnya energi biomassa, tambah Arief. Pemanfaatan energi biomassa salahsatunya adalah dengan mengolah limbah organik menjadi biogas. Salahsatu sumber organik yang paling banyak dipergunakan adalah kotoran hewan. Hasil dari pengolahan limbah organik ini adalah biogas, dan biogas tersebut selain hanya dipergunakan untuk bahan bakar rumah tangga, biogas juga dapat dimanfaatkan menjadi bahan bakar pembangkit listrik. Puslit Telimek LIPI telah mampu membangkitkan energi listrik dari biogas, yaitu dengan memanfaatkan biogas sebagai bahan bakar generator.

Presentasi ketiga yaitu mengenai Robot untuk Pertahanan dan Keamanan oleh Bapak Mustari Tisna Amidjaya, A.Md. Mustari menyampaikan bahwa Puslit Telimek saat ini telah mampu menghasilkan robot penjinak bom yang diberi nama Mobile Robot LIPI atau lebih dikenal sebagai MoroLIPI. Kelompok penelitian yang melakukan penelitian robotik yaitu Kelompok penelitian Mekatronik. MoroLIPI merupakan robot penjinak bom hasil karya anak bangsa, dengan kemampuan tidak kalah dengan robot lain. Saat ini MoroLIPI berada pada generasi ke-2, setelah sebelumnya memiliki versi autonomous atau versi 0, lalu berkembang menjadi versi 1, dan kini telah menjadi versi 2. Mustari juga menyampaikan bahwa kemampuan yang dibanggakan dari dari MoroLIPI ini adalah kemampuannya untuk menaiki anak tangga dengan kemiringan 450 karena memiliki dimensi yang lebih kompak. Mustari juga menambahkan bahwa kemampuan remote control dari MoroLIPI versi 2 mampu menembus jarak kontrol sejauh 1000 meter. MoroLIPI versi 2 memiliki fitur fitur yang lebih lengkap dibandingkan dengan versi sebelumnya, contohnya penambahan fitur kamera pengintai dan lengan yang lebih fleksibel.

Kunjungan lapangan untuk SMKN 2 Metro Lampung dilaksanakan ke Laboratorium Elektronika daya dan mesin listrik, ke workshop permesinan, ke Laboratorium Motor Bakar, serta ke Laboratorium Mobil Listrik. Atensi para siswa dan siswi teknik otomotif dari SMKN 2 Metro Lampung sangat terlihat ketika mengunjungi Laboratorium motor bakar serta Laboratorium Mobil Listrik. Berbagai pertanyaan terlontar dari para siswa terhadap penelitian motor bakar. Dalam laboratorium motor bakar dijelaskan berbagai alat dan instrumen apa saja yang dipergunakan untuk menguji suatu mesin. Selain itu para siswa dikenalkan juga pada Hydrogen Internal Combustion Engine Vehicle (HICEV) merupakan konversi kendaraan roda dua/skuter dari kendaraan berbahan bakar minyak bumi/bensin menjadi kendaraan berbahan bakar hidrogen. Selain pada laboratorium motor bakar, para siswa/i juga sangat tertarik dengan mobil listrik yang dimiliki oleh Puslit Telimek. Banyak siswa yang mengajukan berbagai pertanyaan terkait mobil listrik, umumnya terkait dengan bagaimana proses konversi dari mesin konvensional ke mesin listrik. Diharapkan dari kunjungan ini, para siswa/i terbuka wawasannya sehingga dapat menggugah ketertarikannya terhadap dunia penelitian, sehingga dapat tumbuh jiwa-jiwa peneliti baru di masa yang akan datang. (rif/php)