Kunjungan Perdana SMA Negeri 2 Kediri ke Puslit Telimek LIPI

kediri

Bandung – Kunjungan lapangan merupakan suatu upaya untuk memperkenalkan dunia kerja dan peminatan bidang ilmu bagi para siswa-siswi khususnya di tingkat sekolah menengah atas. Kunjungan lapangan sangat bermanfaat untuk membuka wawasan serta pengetahuan dan juga sebagai stimulus bagi siswa-siswi untuk menentukan peminatan studinya kelak. Hal tersebut dilakukan oleh Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Kediri, Jawa Timur, dengan memboyong para siswa-siswi mengunjungi Kampus LIPI Bandung. Kunjungan ilmiah para siswa dan siswi SMA N 2 Kediri ini merupakan kunjungan perdana ke Kampus LIPI Bandung, khususnya ke Pusat Penelitian (Puslit) Telimek LIPI. Kunjungan ini secara resmi diterima oleh Puslit Telimek pada hari Rabu, tanggal 27 April 2016 di ruang seminar Kampus LIPI Bandung, Gd. 10 Lt. 3. Selain mengunjungi Puslit Telimek, para siswa-siswi SMA N 2 Kediri ini juga mengunjungi Puslit Informatika, Puslit Elektronika dan Telekomunikasi, serta ke Unit Pelaksana Teknis Balai Pengembangan Instrumentasi (UPT-BPI) LIPI. Hadir dalam kunjungan ilmiah ini beberapa pejabat di lingkungan Puslit Telimek LIPI daiantaranya Kepala Bidang Pengelolaan Diseminasi Hasil Penelitian Puslit Telimek LIPI, Ir. Tri Admono, MT., Kepala Sub Bidang Diseminasi dan Kerjasama Puslit Telimek LIPI, Nur Rohmah, MT.

 

Kunjungan ilmiah ini merupakan kunjungan spesial bagi Puslit Telimek, karena SMA Negeri 2 Kediri merupakan almamater sekolah dari Kepala Puslit Telimek, Dr. Eng. Budi Prawara. Hal ini terungkap ketika Kepala Puslit Telimek LIPI, Dr. Eng. Budi Prawara menyampaikan sambutan dan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta kunjungan. Budi menyampaikan juga ucapan terima kasih telah mendapatkan kepercayaan dari pihak sekolah dengan menjadikan Puslit Telimek sebagai rujukan untuk kunjungan lapangan para siswa-siswinya. Pada kesempatan tersebut Budi menyampaikan pemaparan mengenai LIPI pada umumnya yang disertai dengan tayangan video profil mengenai LIPI. Selain dari paparan mengenai LIPI dan satuan kerja di bawah LIPI khususnya Puslit Telimek, Budi juga mengingatkan para siswa-siswi untuk rajin belajar agar cita-citanya dapat tercapai bahkan Budi mengajak para siswa-siswi untuk bergabung menjadi peneliti di masa yang akan datang.

 

Sambutan dari SMA N 2 Kediri disampaikan perwakilan guru pendamping SMA N 2 Kediri, Bapak Anang Santoso. Anang menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan yang diberikan dan mengaku sangat bangga memiliki alumni yang kini telah berhasil berkarir dalam bidang ilmu pengetahuan. Anang berharap para siswa-siswi dapat menjadikan keberhasilan Kepala Puslit Telimek yang merupakan alumni SMA 2 Kediri sebagai suri tauladan. Selain itu Anang juga berharap kegiatan kunjungan ini dapat dilakukan di masa yang akan datang, karena bagi Anang belajar itu tidak hanya dilakukan di dalam kelas saja tetapi juga dapat melihat secara langsung dunia kerja sebenarnya sehingga siswa-siswi dapat menentukan peminatan jurusan untuk melanjutkan jenjang studinya kelak. Pertukaran cinderamata serta foto bersama seluruh peserta kunjungan dan panitia juga dilakukan pada kunjungan kali ini.

 

Jumlah pengunjung dalam kunjungan SMA N 2 Kediri ini terdiri dari 97 orang siswa beserta beberapa guru pendamping sehingga dengan jumlah yang relatif besar ini serta adanya keterbatasan ruangan, para siswa-siswi dibagi menjadi 4 kelompok untuk kunjungan lapangan ke Puslit Telimek, Puslit Informatika, Puslit Elektronika dan Telekomunikasi, serta ke UPT Balai Pengembangan Instrumentasi (UPT-BPI) LIPI. Bagi kelompok siswa-siswi untuk kunjungan lapangan ke Puslit Telimek diterima kembali oleh Bidang PDHP Pulsit Telimek dengan memberikan pemaparan terlebih dahulu mengenai hasil-hasil penelitian Puslit Telimek diantaranya yaitu mengenai Generator Magnet Permanen, Biogas untuk Pembangkit Listrik, serta Robot untuk Pertahanan dan Keamanan. Pemaparan pertama mengenai pemanfaatan limbah organik sebagai bahan baku Biogas untuk Pembangkit Listrik, oleh Arief Asrizal F, S.I.Kom., Pranata Humas Pertama Puslit Telimek LIPI. Pada pemaparannya Arief mengajak para siswa-siswi untuk hemat energi. Manusia harus dapat lepas dari ketergantungan terhadap energi fosil karena dengan semakin besarnya penggunaan energi fosil dapat mengakibatkan semakin cepat terjadinya krisis energi. Arief menyampaikan juga bahwa penghematan energi fosil harus disertai dengan pemanfaatan limbah organik sebagai bahan baku energi, khususnya biogas untuk pembangkit listrik yang saat ini sedang dilaksanakan oleh Kelompok Penelitian Konversi Energi dan Konservasi Energi Puslit Telimek LIPI.

 

Presentasi kedua disampaikan Ant. Ardath Kristi, A.Md., Litkayasa Pelaksana Lanjutan Puslit Telimek mengenai Generator Magnet Permanen. Ardath menyampaikan bahwa salah satu komponen utama suatu pembangkit listrik adalah generator, dan aslah satu penelitian di bidang energi adalah pengembangan generator magnet permanen. Penelitiangenerator magnet permanen inilah yang dilakukan oleh Kelompok Penelitian Elektronika Daya dan Mesin Listrik (ELDA) Puslit Telimek. Salah satu jenis generator yang tengah dikembangkan tersebut adalah Generator dengan kecepatan rendah yang dapat diaplikasikan dalam Pembangkit Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) serta Pembangkit Listrik Tenaga Angin (PLT) Angin.

 

Presentasi terakhir mengenai Robot untuk Pertahanan dan Keamanan oleh Mustari Tisna A, A.Md., Pranata Humas Penyelia P2 Telimek LIPI. Selain sesi tanya jawab dilakukan juga demo robot sesuai permintaan para siswa dan siswi dan antusiasme siswa-siswi semakin besar ketika diajak melihat langsung MoroLIPI versi 2. Selain melihat robot, para siswa-siswi juga mengunjungi Workshop dan Laboratorium Biogas untuk Pembangkit Listrik, Workshop Sarana Permesinan serta Workshop dan Laboratorium Mobil Listrik untuk melihat langsung mobil listrik hasil karya anak bangsa. (rif/php)